Pertandingan menggunakan peraturan Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI)
Pertandingan dipimpin oleh wasit;
Pertandingan menggunakan sistem gugur dengan format Best of Three
Suatu tim/perusahaan harus memenangkan minimal 2 (dua) partai pertandingan untuk dapat dinyatakan sebagai pemenang; (Di babak penyisihan partai ketiga tetap dimainkan).
Setiap Pertandingan mengunakan format Race to 3 yaitu Pemain yang lebih dahulu mencapai 3 kemenangan dinyatakan sebagai pemenang.
Menggunakan bola 9 (1-9) dan satu bola putih (cue ball)
untuk menentukan urutan Break pertama dalam pertandingan. Wasit akan menempatkan bola di sisi meja , para pemain akan menembak bersamaan agar setiap bola menyentuh bantalan pemain yang dapat mengembalikan bola lebih dekat ke bantalan maka akan Break terlebih dahulu
Break dilakukan bergantian antara kedua pemain terlepas dari siapa yang memenangkan rack. ( Alternate Break )
Bola harus dipukul berurutan dari nomor terkecil.
Bola harus mengenai ban atau rail; jadi setelah bola putih mengenai bola warna, salah 1 bola wajib mengenai rail, jika tidak akan dianggap foul.
Pelanggaran terjadi jika bola putih masuk, keluar meja, atau tidak mengenai bola sasaran terlebih dahulu.
Foul terjadi apabila;
Bagian tubuh pemain menyentuh bola
Tidak memukul bola sesuai urutan dari kecil ke besar
Maksimal 3 foul berurutan dan langsung dianggap kalah
Peserta akan dinyatakan kalah walk out (WO) apabila yang bersangkutan tidak hadir di lapangan pertandingan setelah diberi waktu tunggu selama 10 menit dari jadwal pertandingan; dan
Suatu tim akan dinyatakan kalah walk out (WO) apabila pasangan tim yang bersangkutan tidak hadir di lapangan pertandingan setelah diberi waktu tunggu selama 10 menit dari jadwal pertandingan.
Setiap Tim wajib menggunakan Jersey tim dan menggunakan Sepatu saat pertandingan.
Ofisial yang hadir mendampingi tim saat bertanding diwajibkan memakai pakaian yang rapi dan sopan (kaos berkerah/polo shirt dan sepatu)
Semua pemain tercatat sebagai karyawan yang diperbolehkan bermain di perusahaan yang bersangkutan dengan masa kerja minimal 12 (dua belas) bulan kalender (terhitung di bulan Juli 2026)
Line-up pemain maksimal dari setiap tim adalah 10 (sepuluh) pemain dan minimal 5 (lima) pemain dalam setiap tim;
Apabila terdapat perbedaan pemain yang bertanding dalam suatu partai dengan daftar pemain yang telah tercatat, maka tim yang mengganti pemainnya dinyatakan WO pada
partai yang bersangkutan.
Pertandingan akan mempertandingkan 3 partai (Tunggal dan Ganda)
1 pemain dapat bermain maksimal 2 partai (Ganda dan Tunggal)
Urutan pertandingan adalah Ganda Putra – Tunggal Putra – Ganda Campuran
Daftar susunan pemain (DSP) tidak dapat diubah setelah di serahkan ke meja panitia
Apabila suatu tim melakukan pelanggaran terhadap Peraturan Khusus No. 1 di atas, maka tim yang bersangkutan akan dikenakan sanksi diskualifikasi dari cabang olahraga yang bersangkutan dan dinyatakan kalah dalam pertandingan tersebut;
Penggantian pemain tercatat tidak dapat dilakukan dengan alasan apapun setelah technical meeting dilaksanakan.
Pemain yang dianggap tercatat secara sah adalah pemain yang telah didaftarkan dan telah memenuhi dokumen pendaftaran yang diatur dalam tata cara pendaftaran POR APPI 2026
Setiap Supporter, Pemain, Ofisial yang perilakunya dinilai Panitia dan Wasit dapat memicu kerusuhan, kericuhan, perkelahian atau mengganggu jalannya pertandingan akan langsung diberi peringatan keras, dan jika tidak mengindahkan maka regu dari supporter, pemain ataupun ofisial tersebut akan di DISKUALIFIKASI.
Setiap tim wajib mematuhi peraturan yang sudah dibuat dan disepakati oleh Panitia Pelaksana.
Keputusan wasit bersifat MUTLAK dan tidak bisa diganggu gugat.